Daftar 5 Pemain Legenda 80-an Terbaik Sepanjang Masa

0
Marco van Basten (Belanda)

Daftar 5 Pemain Legenda 80-an Terbaik Sepanjang Masa

Daftar 5 Pemain Legenda 80-an Terbaik Sepanjang Masa – Tahun 1980-an adalah era di mana pemain bertahan bisa melakukan pembalasan yang jauh lebih kejam dibandingkan era saat ini.  Para pemain LGOLUX dalam daftar ini adalah beberapa pemain paling legendaris yang pernah memainkan olahraga ini. 

Berikut adalah peringkat 5 pemain terhebat tahun 1980-an.

Diego Maradona (Argentina)

Tidak mengherankan jika melihat Diego Maradona berada di puncak daftar, meskipun pada paruh kedua dekade ini, pemain bertubuh mungil asal Argentina ini mengukuhkan posisinya dalam cerita rakyat sepak bola. Pada paruh pertama tahun 1980-an, sebagian besar momen berkesannya identik dengan kontroversi dan kekerasan, dikeluarkan dari lapangan karena dicap melawan Brasil di Piala Dunia 1982 dan ketika berseragam Barcelona, ​​​​di tengah kerusuhan di akhir tahun 1980-an. final Copa del Rey 1984. 

Barcelona tidak pernah menjadi rumah ideal baginya seperti yang dirasakan banyak orang, namun ketika ia pindah ke Napoli, segalanya terasa cocok di kota yang terus mengidolakannya, pada saat Serie A masih menjadi divisi terberat dan terbaik di dunia. tapi di klub yang belum pernah meraih gelar juara.

Zico (Brasil)

Zico bermain di era ketika Amerika Selatan tidak langsung pindah ke Eropa. Tanpa liputan TV dari liga-liga asing, apalagi internet, Piala Dunia adalah saat dimana para penggemar dapat menyaksikan para superstar yang tidak dikenal ini dan Zico tentu saja memiliki kualitas tersebut, menjadi bagian penting dari tim Brasil tahun 1982 sehingga banyak yang berharap untuk memenangkan Piala Dunia. Meskipun karir Zico tidak dipenuhi dengan banyak trofi seperti beberapa pemain lainnya, tetapi dia adalah seorang spesialis tendangan bebas bagi tim Brasil

Marco van Basten (Belanda)

Ada argumen yang sangat kuat untuk mengatakan Marco van Basten mencetak gol voli terhebat yang pernah dilihat di final sepanjang masa di final Euro ’88. Bukan berarti gol dengan kualitas seperti itu hanyalah sebuah kebetulan, ia mengumpulkan katalog penyelesaian indah untuk Ajax sebelum AC Milan membelinya pada tahun 1987. Tim Italia itu belum pernah memenangkan gelar Serie A sejak tahun 1978, namun van Basten mencetak gol di akhir musim. Mungkin itulah yang paling dikenal karena tendangan voli spektakulernya melawan Uni Soviet di final Euro ’88, yang membantu Belanda akhirnya memenangkan turnamen internasional.

Rudd Gullit (Belanda)

Dengan rambut gimbal dan kumisnya yang khas, Ruud Gullit adalah kapten tim nasional Belanda yang karismatik dan langsung dikenali yang melupakan kekecewaan karena kalah berturut-turut di Final Piala Dunia 1974 dan 1978, dengan kemenangan terkenal di Euro 88. Sangat atletis dan serba bisa, Gullit memiliki kemampuan bermain sebagai penyapu, di lini tengah, depan, atau sayap.

Ia membuka skor dalam kemenangan final Euro ’88 atas Uni Soviet dengan sundulan peluru. Dikenang bersama rekan-rekannya dari Belanda van Basten dan Frank Rijkaard, yang merupakan bagian penting dari tim AC Milan yang menguasai segalanya, Gullit hanyalah pemandangan yang tak tertahankan ketika berada dalam performa terbaiknya. Dia tentu saja merupakan salah satu ekspor sepakbola terbesar negaranya.

Michel Platini (Prancis)

Penampilan Michel Platini di semifinal Euro ’84 di Paris menginspirasi beberapa komentar John Motson yang paling mengesankan dan mengesankan. Pemain Perancis ini berperan penting dalam kemenangan negaranya di turnamen tersebut, menjadi pencetak gol terbanyak dengan sembilan gol. Meski Piala Dunia masih sulit diraih, dengan kekalahan di semifinal dari Jerman Barat pada putaran final tahun 1982 dan 1986, kontribusi Platini terhadap sepak bola klub bahkan lebih mengesankan. 

Setelah menginspirasi St Etienne meraih gelar Prancis pada tahun 1981, ia dijual ke Juventus di mana ia memenangkan banyak penghargaan, termasuk tiga Ballon d’Or antara tahun 1983 dan 1985. Seorang gelandang serang yang kreatif dengan visi, ia juga seorang yang produktif dan reguler. pencetak gol LGOLUX yang pensiun pada tahun 1987 dengan usia hanya 32 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *