Kisah Ernando Ari: Dulu Top Skor Striker, Ganti Jadi Kiper

0
Kisah Ernando Ari: Dulu Top Skor Striker, Ganti Jadi Kiper usai Gantiin Teman

Kisah Ernando Ari: Dulu Top Skor Striker, Ganti Jadi Kiper usai Gantiin Teman

Kisah Ernando Ari: Dulu Top Skor Striker, Ganti Jadi Kiper usai Gantiin Teman – Kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, melainkan melalui kerja keras dan dedikasi yang tinggi. 

 

Hal ini terbukti dalam perjalanan karier Ernando Ari, penjaga gawang andalan Timnas Indonesia yang kini masih berusia 22 tahun. 

 

Meski nama Ernando Ari belum terlalu dikenal luas, ternyata bakat sepak bolanya sudah terlihat sejak usia dini.

 

Dalam sebuah wawancara dengan Sport77 Official di kanal YouTube, Ernando Ari mengungkapkan bahwa perjalanannya dengan sepak bola LGODEWA dimulai sejak masih di Taman Kanak-kanak di Semarang. 

 

“Saya sudah diajak bermain sepak bola sama ayah. Tapi cuma fine-fine saja,” ungkapnya.

 

Namun, yang menarik, awalnya Ernando Ari tidak bercita-cita menjadi kiper, melainkan sebagai seorang striker.

 

 “Aku masuk bukan kiper, tapi striker. Aku jadi kiper itu sejak kelas tiga SD,” kata Ernando yang lahir pada 27 Februari 2002.

 

Bakat alami Ernando Ari sebagai seorang penyerang rupanya cukup mumpuni. 

 

“Waktu jadi striker aku bisa jadi top skor dan pernah juara. Enggak ada kepikiran jadi kiper,” ungkapnya yang merupakan alumni program Garuda Select.

 

Namun, takdir berkata lain. Ernando Ari mengisahkan bagaimana dirinya kemudian menjadi kiper secara tidak sengaja. 

 

“Waktu itu tiba-tiba kipernya sakit. Dia nggak bisa berangkat. Dulu itu ya, waktu kecil, aku yang paling tinggi. Terus aku dicoba jadi kiper. Pelatih bilang aku ada bakat jadi kiper,” ceritanya sambil tertawa.

 

Merasa cocok dan yakin mampu sebagai kiper, Ernando Ari tidak kenal lelah dalam mengejar mimpi barunya. 

 

Hampir setiap hari ia berlatih keras untuk mengasah kemampuannya di posisi tersebut. 

 

“Ikut game dengan pemain lain cuma dua hari, pastinya Sabtu dan Minggu. Selebihnya khusus latihan kiper. Kayak private gitulah,” ungkapnya.

 

Dedikasi dan kerja keras Ernando Ari akhirnya membuahkan hasil gemilang. 

 

Pada usia yang masih sangat muda, 22 tahun, ia berhasil menjadi penjaga gawang andalan Timnas Indonesia. 

 

Perjalanan kariernya menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui ketekunan dan semangat yang tinggi dalam mengejar mimpi.

 

Sulit untuk membayangkan bagaimana jika takdir tidak membawa Shin Tae-yong ke Indonesia. 

 

Tanpa kehadirannya, kisah heroik dan spektakuler Ernando Ari bersama tim nasional Indonesia mungkin hanya akan menjadi angan-angan belaka di siang hari.

 

“Aku sangat bersyukur. Coach Shin berani memotong satu generasi. Bahkan di Timnas U-23 pun kita masih diisi oleh pemain-pemain muda yang berusia 18 tahun, 17 tahun, masih bisa masuk timnas. Ya, ini merupakan pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya,” ungkap Ernando Ari dengan penuh rasa syukur.

 

Tidak lama lagi, tepatnya pada tanggal 5 September mendatang, rakyat Indonesia akan kembali menyaksikan aksi sang “Spiderman” kebanggaannya di babak ketiga kualifikasi yang diisi oleh 18 negara, termasuk raksasa-raksasa sepak bola Asia seperti Korea Selatan, Jepang, Irak, Iran, Arab Saudi, serta Australia.

 

Shin Tae-yong, dengan keberaniannya mengambil langkah-langkah radikal, telah membawa perubahan besar bagi tim nasional Indonesia. 

 

Keputusannya untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda telah membuka jalan bagi bakat-bakat baru seperti Ernando Ari untuk bersinar di kancah internasional. 

 

Kisah Ernando Ari bersama Timnas U-23 menjadi salah satu contoh nyata dari dampak positif kepemimpinan Shin Tae-yong.

 

Pada babak ketiga kualifikasi nanti, perjuangan Ernando Ari dan timnas Indonesia akan menjadi sorotan. 

 

Mereka akan menghadapi tantangan besar dari tim-tim kuat Asia, namun dengan semangat dan kerja keras, harapan untuk meraih hasil terbaik selalu ada. 

 

Dukungan dari seluruh rakyat Indonesia akan menjadi dorongan semangat bagi mereka untuk memberikan yang terbaik di lapangan LGODEWA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *